Indonesia We Fight For
Posted under: English, politics 3 comment(s)
More than 3000 people, organised by ‘Aliansi Mawar Putih’ (White Rose Alliance), contributed to make a full-page advert to reject the anti-pornography and ‘pornoaksi’ bill (RUU APP). The advert was published in three national newspapers, namely Jawa Pos, Koran Tempo and the Jakarta Post.
Benny Chandra, an Indonesian blogger, say in his blog that this effort shows that rejection of the RUU APP can be taken in an elegant way, contrary to many demonstrations taken by supporters of the bill.
The advert is as follows:
KAMI MENOLAK RUU APP
Indonesia adalah taman bunga peradaban. Di dalamnya mekar beragam tradisi.
Indonesia adalah pelangi kebudayaan. Di dalamnya berpendar beragam adat.
Indonesia adalah lahan subur kesenian. Di dalamnya tumbuh beragam kreasi.
Indonesia adalah ruang semua agama. Di dalamnya bergema beragam doa.
Kini, keragaman itu sedang terancam oleh RUU APP.
Rancangan Undang-Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi melarang kita menikmati kekayan budaya kita.
Kita dilarang berpakaian menurut adat kita.
Kita dilarang mengungkapkan kasih sayang pada orang yang kita cintai.
Kita dilarang mengekspresikan keindahan tubuh dan tari-tarian kita.
Kita dilarang mengungkapkan kekayaan seni dan sastra kita.
Kita dilarang untuk menjadi diri kita sendiri.
RUU APP bukan melarang pornografi,
melainkan membenci tubuh manusia, mendiskriminasi kaum perempuan.
RUU APP terlalu jauh memasuki wilayah pribadi manusia,
yaitu tempat setiap orang memelihara keunikannya.
Setiap orang memiliki ukuran moral yang berbeda.
Setiap orang memiliki persepsi sensualitas yang berbeda.
Setiap orang memiliki daya imajinasi yang berbeda.
Tentu, kita ingin lindungi anak-anak kita.
Karena itu pornografi sudah diatur dalam undang-undang tentang perlindungan anak.
Tentu, kita ingin media massa tumbuh sebagai alat komunikasi yang santun dan cerdas.
Karena itu masalah pornografi sudah diatur dalam undang-undang tentang penyiaran.
Bahkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sudah jelas mengatur masalah pelanggaran kesusilaan.
Jadi, Cukup! Jangan merusak keragaman Indonesia dengan RUU APP yang keliru itu.
Indonesia adalah keragaman untuk semua.
Indonesia adalah kebebasan untu semua.
Indonesia adalah kesetaraan untuk semua.
Indonesia adalah kedamaian untuk semua
I really like the last four sentences; “Indonesia is plurality for all. Indonesia is freedom for all. Indonesia is equality for all. Indonesia is peace for all.” Yes, it was Indonesia founded by our founding fathers, and it is Indonesia that we should keep fighting for. Three thousand people mean “You can’t change Indonesia, neither can I. But we can!”
Technorati tags: social-movements















4:32 AM
Thank you!
[url=http://wvgqsset.com/bdau/ojyn.html]My homepage[/url] | [url=http://nocuebjm.com/rjpl/xqlo.html]Cool site[/url]
4:32 AM
Good design!
My homepage | Please visit
4:32 AM
Well done!
http://wvgqsset.com/bdau/ojyn.html | http://fhsjixvb.com/vceq/edqq.html